Minggu, 08 Februari 2009
When I’m feelin’ blue…
Ada satu kebiasaan baruku bila susah tidur di malam hari yaitu membaca komentar2 org di album foto temans on FB… terkadang aku ketawa sendiri atau mendapat ilmu baru ketika membacanya, namun untuk kali ini aku harus mengambil resikonya, aku terjebak rasa yg sulit kutolak…I’m feeling blue….
Dia tidak mengenalku, dia adalah seorang yg tidak tebar pesona namun mampu membuatku terkesima krn jalur hidup yg dia perjuangkan begitu mulus sehingga membuatku kagum … berkat teknologi akhirnya aku tahu juga bahwa dia pun manusia biasa yg pernah alpa dan telah memilih keputusan berat dgn mempertaruhkan kebencian Allah . Kuyakin, dengan taubat, kebencianNya lenyap berganti arrahman arrahim dan Allah tidak akan pernah mengingat & mengoreknya kembali.
Aku tidak bisa menolak rasa, kecuali mencoba agar dia menoleh padaku dgn membuat sebuah pertanyaan yg kupikir 7 keliling agar terkesan wajar dan ternyata dia jawab dengan baik………
Karenanya, tiba2 sukmaku berputar2 sangat kencang dan naik keatas menujuNYA seraya bermohon,” Ya Maha Blue, Engkaulah penggenggam rasa, terserah padaMu saja mau Kau hilangkan atau Kau wujudkan, krn bagiku hanya Allah sebaik2 pemberi rasa….
Minggu, 01 Februari 2009
INDONESIA MENCARI ‘PANGGILAN JIWA’
Lagu Indonesia Pusaka ini selalu mengharu biru di dada. Bapak Ismail Marzuki, di dalam menciptakan bait-bait lagunya pasti mempunyai harapan besar untuk tanah air ini.
Setelah mempunyai 6 presiden dan 63 thn proklamasi, wajah ‘pusaka abadi nan jaya’ ini masih tetap menunjukkan keperkasaannya… dengan tetap subur tanahnya, tetap tropis daerahnya dan bermilyar-milyar kesyukuran lainnya yg ditunjukan oleh ibu pertiwi.
Manusia Indonesia yang bersuku-suku, makin membuat kaya bangsa ini. Tidak ada kata untuk menjadikan rakyatnya berkekurangan karena negeri ini telah Allah persembahkan kepada makhluk bumi agar mereka bersyukur karena diperlihatkan sekeping syurga yg bernama jamrud khatulistiwa.
Dan kini, sistem yang baiklah yang kita perlukan. Indonesia memerlukan manusia-manusia terdidik yang tidak hanya untuk sekedar gelar atau aktualisasi diri semata,… bukan sekedar uang atau demi martabat semata…. Indonesia memerlukan rakyat2 yang terpanggil jiwanya memperbaiki sistem yang rusak, memperbaharui sistem yang sudah usang bahkan mengganti sistem yang mandul.
Ketika 2009 dicanangkan sebagai saatnya rakyat berpesta, maka sistem dalam pemilihan legislatif haruslah yang mendukung agar hanya orang2 yang terpanggil jiwanya saja yang berhak menjadi calon wakil rakyat… hanya orang2 yang berani sejahtera terakhir sesudah rakyatnya yang berani mengkampanyekan dirinya dan hanya orang-orang yang sanggup merasakan bergaji dengan rata2 penduduk negeri sehingga dewan yang terhormat berusaha sekuat tenaga u/ menaikkan pendapatan perkapita negeri ini sehingga tanpa perlu didemo sudah merasakan penderitaan rakyatnya…
Bila hal itu terjadi, maka Indonesia akan memiliki wajah yang berkarakter kuat sehingga akan terciptalah sebuah peradaban baru didunia ini yang bernama peradaban Indonesia…
Kita tunggu nama2 orang ‘yang terpanggil jiwanya’, yang akan dicatat dengan tinta emas sejarah peradaban dunia. InshaAllah
Jumat, 30 Januari 2009
Reyunie….

Asswrb.
Reyunie Politebe’s gank,
Jumat 30 Jan 2009, jam 11.30-13.00 WIB
@ Penang Bistro, Jl. Pakubuwono 6 No.2 Jaksel,
Bintang Tamu: Fini, Meta, Elly, Sari, Lia n Me.
Akomodasi: We love “saweran”
Acara: Maksibar, fotbar n nostalbar.
Be there!
Powered by ‘ngga ada loe ngga rame’ ent.
Itulah sms yang aku send ke teman-temanku yang berdomisili di Jakarta yang secara by phone pengen sekali ketemuan…. Seminggu sebelum acara, undangan itu sudah mereka terima… dan tak ada gading yang tak retak… Meta, ternyata tidak dapat hadir karena anaknya Neckar yang masih playgroup ada field trip…. Rencananya Aku & Fini, sbg panitia mau buat plan B keminggu depannya but akhirnya… kita jalankan aja plan A without Meta.
Entah kenapa sebelum acara, semaleman aku imsonia, ngga’ bisa tidur, excited atau ntahlah…yang pasti sampai shubuh menjelang, aku tetap asik ngelaptop dan tanpa terasa jam 06.00 pun tiba… akupun bergegas memainkan jari diatas tuts hape…” It’s reminder… 5 hours before we meet” kusend kembali smsku pada mereka….
Kami, adalah teman yang dipertemukan selama 3 tahun dengan program 7-2 alias masuk jam 7 pagi dan pulang jam 2 siang setiap hari, sehingga ada kedekatan yang berbeda dengan teman kuliahku ketika di unpad…
Dan seperti laiknya para alumni Perguruan Tinggi, kamipun mengejar cita dan cinta dengan berkarier dan menikah yang secara wajar telah memisahkan jarak diantara kita termasuk intrik-intrik kecil didalam pertemanan yang lazim terjadi…
Walaupun secara teknologi kami suka menyapa tapi pertemuan jasad ternyata kami perlukan juga dan reuni ini menjadi antiklimaks kami yang secara fitrah memang ada tali ikatan yang rasanya pengen kami eratkan kembali dengan silaturahim. Jeda waktu pada akhirnya telah me’ragi’kan pertemanan kami… ada rasa miss bin kangen alias sono yang harus kami salurkan…
Setelah Elly,Aku, Fini, Lia dan Sari ngumpul,maka kamipun meng- ‘update’ kisah hidup, dan secara penampilan ada yang berubah diantara kami, ada yang gemukan, kurusan dan hal2 lain yang biasa wanita risaukan… tapi aku melihat kerutan disudut mata, atau smiling lines dimuka-muka kami ternyata tidak memudarkan kecantikan itu, karena ada kecantikan lain yang tidak kami punyai ketika kuliah yang berasal dari proses perjalanan hidup kami…
Setelah makan, foto dan cerita2 akhirnya kamipun meninggalkan Penang, acaranya berlangsung singkat mengingat kesibukan diantara kami… tapi ternyata kita merasa belum poll ya…
Akhirnya kita putuskan insyaallah minggu depan, kami adakan lagi dan Metalah yg kami putuskan u/ menentukan tempatnya….
Semoga kami termasuk dalam 'reyunie' yang merasa bangga dengan pertemanan kami, bukan membanggakan diri dengan merasa lebih dibanding lainnya… Dan bila ada kekurangan, semoga minggu depan bisa kita perbaiki….
Keep smilin'...Keep shinin'...Knowing you can always count on me for sure...That's what friends are for...For good times and bad times...I'll be on your side forever more...That's what friends are for...semoga…
Kamis, 29 Januari 2009
Namanya ARUMAN RANUSANTANA
Sekitar tahun 1988-an, aku sebagai anak esempe yang belum begitu mengenal dunia mendapat undangan untuk merayakan Valentine's day... waktu itu rasanya seneeeng banget ditambah venue-nya yg dekat rumah sehingga Surat Ijin Mendatangi acara ngga' terlalu ribet, maklum malam hari...
Ternyata pesta di tgl 14 Februari itu adalah yang pertama sekaligus terakhir bagiku... . Seingatku acara dimulai dengan menyantap hidangan yang kala itu berupa chicken soup, french fries, fried chicken n some junkfood else...
Setelah kudapan habis, baru deh acara dimulai dengan permainan untuk lucu-lucuan, disko2 jadul yg penting pake lampu disko dan ditengah acara tiba-tiba lampu dimatiin beberapa saat dan setelah dinyalakan kembali ternyata dipangkuan beberapa cewe' cantik sudah ada setangkai bunga atau kado yang ternyata memang sudah dipersiapkan kaum adam...hehehe... sedangkan aku waktu itu ngga' ada yg ngasih apa-apa dan ngga' ngerasa apa-apa juga.... Seingatku, penggagas acara itu adalah Aruman anak kelas C.
Sekitar 20 tahun kemudian... ketika aku mengetahui ada acara Reuni SMAN 2 Bandung, almamaterku... Baru kutahu walau telat dan tidak bisa mengikuti acaranya, seksi sibuknya bernama Aruman Ranusantana....
Pun setelah selesai Reuni Smada, kiprah temanku yang satu ini tidak berhenti disitu, Dia juga telah menjadi Ketua Panitia Reuni SMPN 1 Bandung Angkatan 88. Dengan berbisnis distro eleven twelve alias sebelas duabelas yg dia sebarkan melalui internet dan minta dukungan temen2 lamanya, management by heart... I think this is a good idea...
Sebenarnya Aku tidak pernah menjadi teman mainnya walaupun ternyata kita sadari bahwa 3 almamater diperjalanan hidup kita pernah sama...esempe, esema & kuliah
Kini, Aruman beserta istrinya,Raihan Beunot yang juga adik kelasku di Politebe telah mempunyai dua cahaya mata yang lucu-lucu. Dan sampai sekarang ada satu pertanyaanku yg masih menggelitik, apa ya arti namanya.... unik betul mama papanya waktu memutuskan nama itu jadi pilihan.
Ternyata, bakat lelaki itu bisa terlihat sejak mulai berubah suara ya...:)
Ternyata pesta di tgl 14 Februari itu adalah yang pertama sekaligus terakhir bagiku... . Seingatku acara dimulai dengan menyantap hidangan yang kala itu berupa chicken soup, french fries, fried chicken n some junkfood else...
Setelah kudapan habis, baru deh acara dimulai dengan permainan untuk lucu-lucuan, disko2 jadul yg penting pake lampu disko dan ditengah acara tiba-tiba lampu dimatiin beberapa saat dan setelah dinyalakan kembali ternyata dipangkuan beberapa cewe' cantik sudah ada setangkai bunga atau kado yang ternyata memang sudah dipersiapkan kaum adam...hehehe... sedangkan aku waktu itu ngga' ada yg ngasih apa-apa dan ngga' ngerasa apa-apa juga.... Seingatku, penggagas acara itu adalah Aruman anak kelas C.
Sekitar 20 tahun kemudian... ketika aku mengetahui ada acara Reuni SMAN 2 Bandung, almamaterku... Baru kutahu walau telat dan tidak bisa mengikuti acaranya, seksi sibuknya bernama Aruman Ranusantana....
Pun setelah selesai Reuni Smada, kiprah temanku yang satu ini tidak berhenti disitu, Dia juga telah menjadi Ketua Panitia Reuni SMPN 1 Bandung Angkatan 88. Dengan berbisnis distro eleven twelve alias sebelas duabelas yg dia sebarkan melalui internet dan minta dukungan temen2 lamanya, management by heart... I think this is a good idea...
Sebenarnya Aku tidak pernah menjadi teman mainnya walaupun ternyata kita sadari bahwa 3 almamater diperjalanan hidup kita pernah sama...esempe, esema & kuliah
Kini, Aruman beserta istrinya,Raihan Beunot yang juga adik kelasku di Politebe telah mempunyai dua cahaya mata yang lucu-lucu. Dan sampai sekarang ada satu pertanyaanku yg masih menggelitik, apa ya arti namanya.... unik betul mama papanya waktu memutuskan nama itu jadi pilihan.
Ternyata, bakat lelaki itu bisa terlihat sejak mulai berubah suara ya...:)
Kamis, 15 Januari 2009
KS-16er... I'm coming (again)
Lagu ABBA yg dipopulerkan kembali oleh Westlife ini mengingatkanku pada KS-16….
Jl. Kebon Sawo No.16, Kuningan, Jakarta adalah sebuah rumah kost dimana aku dipertemukan oleh Idai, Ida, Teti, Rifka, Ela, Ugi, Yani dan Tania…. Kami merupakan kumpulan anak lintas provinsi yg menjalani hidup di ibukota….
:Idai adalah seorang wanita pintar yang praktis. Menurutnya, Dia menetap di KS-16 sepulang dari menyelesaikan program Magisternya di State hanya dgn sebuah koper berisi baju.
:Ida, teman Idai se’Lampung’ dan se’ITB’, mempunyai suara yang berwibawa, kehidupan yg teratur dan hatinya lembut.
:Teti, she’s smart woman, a good listener n bibi titi teliti
:Ella, teman waktu kuliah di Unpad yg sportif n mempunyai suara yang sekseeh bo…
:Rifka, pengocok perut yang bersuara keras namun mempunyai hati yg tulus & ngangenin…
:Ugi, salah satu beautiful woman di KS-16 yg sangat menginginkan daratan Kanada dan akhirnya kesampaian juga yaa Gi….
:Yani, teman yg sangat perhatian n paling ngga’ suka ngeliat temannya susah hati…
:Tania, teman yg paling muda secara usia tapi dewasa & pragmatis….
Ketika itu, kami adalah kelompok yg suka nyalon, nonton, karaoke & ‘Menteng’an bareng dan tentunya ketawa ketiwi diruang tengah lt. 2 rumah itu….
Pertemanan kami tidak selalu berjalan mulus, karena suatu hal yg tidak bisa aku ceritakan… Aku quit & menghindar dari mereka…. Years n years… they found me in lost n unsecure situation… tapi entah kenapa ‘aura positif’ dalam pertemanan itu membuat aku yang sedang rapuh tiba tiba serasa ditopang kembali… Aku tersadar ternyata untaian hati diantara kami telah membentuk rantai seperti sila ke-3
Kami adalah pribadi-pribadi unik yg menikmati indahnya perbedaan dalam kesetaraan namun tetap menjaga garis imajiner privacy… Aku merasa mendapat pertemanan yang luar biasa… how lucky me!
Kini aku ‘iri’, senang, bangga dan haru melihat mereka dengan hidangan yg tersaji indah atas kerja keras dan cerdas teman- teman sehingga menjadi orang yg lebih dulu sejahtera… Hi Ladies! tunggu aku di gerbang berikutnya ya… Now, I’m a strong woman
Selasa, 06 Januari 2009
Aku dan teman SDku....


Persahabatan memang bagai kepompong… sekitar 20 thn-an kita ngga’ ketemu… udah pasti banyak yang berubah… tambah bisa dandan, dewasa dan banyak yang makin tinggi, terutama kesamping… termasuk gw
Kami lulusan SD Angkasa I, terletak di Jl.Pajajaran 150 Bandung… SD ini adalah sekolah khusus anak-anak TNI-AU walaupun ada juga yang bukan…
Disini, aku mengenal yang namanya Irma Hendriyanti S, ketika itu aku sering menanyakan kepanjangan "S" dibelakang namanya… dan Irma selalu mengatakan Sahara padahal dikemudian hari, aku tahu “S”nya itu nama bokapnya….
Krn paling besar diantara teman-teman, maka panggilan “Mba’” lengket baginya sehingga kami memanggilnya menjadi “Mba’ Irma”. Irma sering diantar oleh Mamanya yang cantik. Dan kala itu, aku senang sekali melihat Mamanya….
Selain Irma, aku mengenal seorang yang namanya Rita Meilinawati. Dia, seorang yang energik, pinter ngomong , dan berhubung suka ikut Ayahnya naik helicopter sehingga dia punya wawasan yang luas, dulu ku kupikir dia hanya berangan2 aja, ternyata setelah kubesar apa yg dia katakana memang benar.
Selain Irma dan Rita, aku punya teman bernama Indriyani, kami memanggilnya Iin. Dia sosok yang cantik, berlesung pipit dan bila menyanyi ada ‘vibra’nya sehingga, guru kesenian kita, Bapak Taufik sering melatihnya bernyanyi… selain itu, aku juga pernah dikasih anjing lucu berbulu panjang oleh keluarganya, dan kunamakan Lucky walaupun pada akhirnya aku sangat takut dgn anjing itu krn terlalu sok akrab….
Di kelas 5, kami kedatangan murid baru namanya Dewi Damayanti, anaknya baik, santun, gugupan dan pintar, pindahan dari Sumatera…… Dewi punya hobi menggigit kuku selain memelihara kelinci…. Dan ada ke’aneh’an padanya, karena bila hasil ulangannya jelek… dia akan mengigau sehingga sang Bundanya kerap berkonsultasi ke sekolah… Dan ketika ujian pelajaran bahasa Sunda tiba, maka tangannya selalu berkeringat, kukunya digigitin hingga roges2 dan lagi2 Bundanya datang ke sekolah….
Sedangkan Aku,… orang yang sering berbuat konyol… kalian ingat kan pada waktu senam kesegaran jasmani… pernah sepatuku melayang ke depan instruktur krn tali sepatuku tidak kuikat kencang … kemudian pada suatu hari ketika kubuka sweater di hadapan Pak Rustandi, guru matematika favorit kita, teman2 sekelas berteriak karena semua bajuku ikut terangkat… aku juga pernah menangis krn digodain Iin & Rita karena aku dibilang pacaran sama Indra…. dan dikemudian hari ternyata aku seesmpe & seesema dgn Indra, sekelas lagi n untungnya belum pernah dating
Dan kekonyolan aku terakhir adl aku pernah ditaksir oleh Riyanto, teman kita yang gede sebelum waktunya dan aku selalu menghindar… Pada suatu hari ketika kita berdesak-desakan di kantin…. Riyanto ternyata berada disebelahku… dan karena suasana crowded tiba2 pipinya telah menempel dipipiku…iiiiih sebeeeeeeeeeel banged… Yang ini pasti pada ngga’ taukan?....
Setelah esde, kita berpencar… kita semua masuk esempe,esema, kuliah di tempat2 favorite……alhamdulillah… dan krn FB akhirnya kita dipertemukan lagi….
Kepompong itu sudah bermetamorfosis jadi kupu-kupu ajaib, tidak bertelur tapi beranak dan sudah bermunculan kupu-kupu lucu lainnya…. Ada juga yang sudah beterbangan kian kemari hinggap dari satu Negara ke Negara lain… Akupun sudah jadi kupu-kupu yang telah didewasakan oleh perjalanan hidup, namun hanya satu pendewasaan yang belum aku miliki… menikah… Sayap-sayapku masih utuh tapi untuk terbang tinggi perlu dopping ketakwaan yg kuat…sehingga bila aku maneuver di udara, ku pastikan tidak akan terjadi apa2…pun ketika landing kelak, aku akan melaksanakannya dgn sempurna…Ketika hidup adalah sebuah perjalanan… berhenti sejenak melihat ke belakang…membuat kita lebih mengerti bahwa selain pertemanan, waktu adalah benda paling berharga.. Salam Angkasa!!.
Kamis, 01 Januari 2009
Mengapa bukan ONE MAN ONE DIRHAM?

"Mama"... teriak balita lucu dengan teriakan yang mencekam ketika kulihat di Transtv, padahal akupun sampai hari ini tak tahu apakah Mamanya masih bisa datang atau sudah menghadap ALLAH?
Di Muharam & tahun baruan masehi ini, israel menghancurkan tanah PALESTINA yang makin hari makin sempit. Para keparat itu tahu bahwa Muharam adalah bulan suci Muslim dimana tidak boleh ada pertumpahan darah? Biadab itu tahu bahwa tahun baru masehi adalah saatnya anak kecil ingin memainkan kembang api... bukan senjata api atau roket api yang meluluh lantakkan peradaban PALESTINA...
Pantaskah kita bersedih dengan permasalahan krisis global diambang pintu bila melihat anak-anak kecil berparas indah dibantai dan mengalir darah dari kepalanya di Gaza?
Miris... sedih... marah .... dan apakah efektif dengan menyegel warung waralaba yang didomplengi oleh israel? padahal sudah lama kita terjebak dengan produk-produk dari kaum yahudi dan sekutunya... padahal bila kita tidak menggunakan produknya ataupun tidak mengunjungi tempat2nya... InsyaAllah kita akan tetap sehat... tidak akan mateee....
Bahkan untuk membantu rakyat PALESTINA yang secara efektif dengan uang yang dapat dibelanjakan untuk obat-obatan dan kebutuhan standar hidup, kita terjebak juga dengan mata uang antek-antek yahudi, dollar.
Ntah apa yang ada dibenak israel.... Bukankah anak keturunan Nabi Yakub yang berjumlah sepuluh, hanya dua yang lurus yaitu Nabi Yusuf dan Nabi Benyamin.... selebihnya merekalah yang mencoba membunuh Nabi Yusuf kecil, dan keturunan merekalah yahudi kini....
Save palestine, ONE MAN ONE DIRHAM.... sahid, syuhada, dan syurga hanya itulah balasan untuk korban kemahakejaman yahudi.... Bila ada kata yang lebih dari kejam, biadab, dan terlaknat....kata itu adalah israel....
Langganan:
Postingan (Atom)